Istana Kotapinang Itu Kini Tinggal Puing
LABUSEL- Istana Kotapinang, salah satu bangunan bersejerah di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Sangat disayangkan, kondisinya saat ini terlantar dan hanya tersisa batu tua tanpa atap.
Amat Nasution (80), salah seorang warga sekitar mengatakan, Istana Kotapinang didirikan sekitar tahun 1928. Pada waktu itu keberadaan Istana terletak di Jalan Bukit Kotapinang yang saat ini menjadi Lapangan MHB. Namun, dikala itu sangat sulit untuk mendapatkan air. Maka Raja pada masa itu bersama masyarakat sepakat untuk memindahkan istana ke daerah yang rendahan yang mudah mendapatkan air akan tetapi tidak terkena banjir yakni di Jalan Istana saat ini.
“Dahulunya Istana terletak di Lapangan MHB sekarang. Tapi karena sulit mendapatkan air maka dipindahkan ke Jalan Istana sekarang,” tutur pria beruban tersebut.
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang sudah mekar sekitar 7 tahun, seharusnya memprioritaskan perbaikan bangunan-bangunan tua yang merupakan situs daerah.
“Jika dikelola dengan baik maka situs ini dapat menjadi tempat wisata lokal yang sangat bersejarah di Kotapinang. Tentu dapat juga menambah PAD Labusel,” jelasnya.
Kadis pariwisata kebudayaan pemuda dan olahraga Labusel H Mahmul Seregar mengatakan, sampai saat ini Istana Kotapinang belum bisa dilakukan perbaikan karena belum ada surat hibah dari ahli waris.”Bila nantinya surat ahli waris sudah ada maka pemkab akan melakukan perbaikan terhadap istana tersebut,” tandasnya.
Comments
Post a Comment