Truk Tangki Tabrak Pelajar, Kakak Tewas, Adik Masuk Rumah Sakit

AEK KANOPAN - Yulia Ningsih (17), pelajar Kelas XI Jurusan Akuntansi SMK Pelita Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara (Labura), tewas setelah ditabrak truk tangki BM 9517 RO di Jalan Umum Desa Perkebunan Kanopan Hulu, Kecamatan Kualuh Hulu, Jumat (12/2) sekitar pukul 07.25 WIB.
Yulia Ningsih tewas dalam perjalanan saat hendak dirujuk ke Medan. Sedangkan adiknya, Wirdah (15), pelajar kelas X SMA Muhammadiyah, Aekkanopan, mengalami bibir luka robek, kepala belakang luka memar dan dirawat di RS Adam Malik Medan. Kecelakaan terjadi ketika keduanya akan berangkat ke sekolah.
Informasi dihimpun, truk tangki keadaan tidak bermuatan dikemudikan Dedek Arif Suheri melaju dari arah Aekkanopan menuju Londut. Truk hendak mendahului sepedamotor bermuatan keranjang. Truk tangki itu akhirnya mengambil jalan ke kanan namun tidak memperhatikan dari arah berlawanan datang sepedamotor yang dikemudikan pelajar. Tabrakan antara truk dan sepeda motor beat yang dikemudikan Yulia Ningsih berboncengan dengan adiknya Wirdah tidak terelakkan.
Warga sempat membawa keduanya ke RSUD Aekkanopan untuk mendapat pertolongan medis. Beberapa saat mendapat pertolongan kedua korban dirujuk ke rumah sakit di Medan. Namun di tengah perjalanan ke Medan, Yulia Ningsih meninggal.”Tabrakan terjadi saat mobil tangki hendak mendahului sepeda motor. Tanpa disadari anak sekolah itu datang dari arah berlawanan. Tabrakan pun tak bisa dihindari. Sepedamotor terkena bomper mobil tangki dan keduanya terpental ke jalan. Stang sepeda motor anak sekolah itu menempel ke tempat duduknya,” cerita Zainul Amri, saksi mata yang mengaku mengevakuasi korban ke RSUD Aekkanopan.
Sementara itu, Anis supir ambulans yang membawa Yulia Ningsih saat dirujuk ke Medan mengatakan korban Yulia Ningsih meninggal dalam perjalanan saat hendak dirujuk ke Medan.”Di Tebing Tinggi saat menuju perjalanan ke Medan, Yulia sempat sadar dan menanyakan keberadaan orangtuanya. Yulia pun sempat minta minum. Kemudian keluarganya yang berada di ambulans membasahi bibirnya dengan air. Saat mengisi bensin di SPBU, Yulia seperti kejang dan langsung dilarikan ke RS Tebing Tinggi. Satu jam di RS Tebing Tinggi dia meninggal,” cerita Anis.
Sedangkan Wirdah adik Yulia Ningsih, sambung Anis, dibawa ke RS Adam Malik Medan. Mengetahui Yulia meninggal, kedua orangtuanya pulang bersama ambulans ke Londut setelah mengantar Wirdah ke RS Adam Malik.
Sementara itu, Ria Angelina Simanjuntak guru Yulia Ningsih mengaku korban merupakan anak baik dan disiplin.“Anaknya baik dan disiplin. Dia tidak pernah terlambat datang ke sekolah. Dengan teman-temannya pun dia terlihat selalu akrab,” tandas Ria.
Kanit Lantas Polsek Kualuh Hulu Ipda Hendra Siahaan mengatakan untuk sementara diduga pengemudi mobil tangki kurang hati-hati saat hendak mendahului kendaraan di depannya.”Kedua kendaraan sudah diamankan di Pos Lantas Polsek Kualuh Hulu sebagai barang bukti,” ujar Ipda Hendra Siahaan

Comments

Popular posts from this blog

Ada Pesawat di Dalam Kampus Politeknik Negeri Medan (Polmed)

Labusel Terapkan Retribusi Terminal

Bupati Labuhanbatu Berikan Santunan Kepada Anggota Korpri