Pembangunan infrastruktur Labusel Begerak Cepat
Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatra Utara terus bergerak cepat. Meski Pemkab Labusel tahun 2016 ini hanya memiliki anggaran untuk infrastruktur senilai Rp 150 miliar atau 20 persen dari total APBD Labusel, tetapi bisa dimaksimalkan.
Demikian ditegaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Labuhanbatu Selatan, Sumatra Utara, Nurdin Siregar, kepada HorasNews.com, di Labusel, Selasa (5/4) sore.
Tahun ini, kata Nurdin Siregar, akan melanjutkan pembangunan jalan Ringrut atau Bay Pass, sepanjang 8 Kilometer, mulai dari Simaninggir hingga ke Asam Jawa.
“Untuk lebih bagusnya jalan ini harus ada dana Rp 300 miliar, karena jalur ini dibeton. Tetapi, pemerintah memaksimalkan apa yang ada,” ujar Nurdin Siregar.
Selain itu, juga membangun jalan beton sepanjang 4 kilometer di Kecamatan Kampung Rakyat dan Kecamatan Torgamba.
Keterbatasan anggaran, di daerah pemekaran dari Kabupaten Labuhanbatu ini, sebaiknya menjadi perhatian khusus pemerintah provinsi dan pusat.
“Idealnya setiap tahunnya anggaran untuk infrastruktur di Labusel di atas 30 persen dari total APBD,” tambahnya.
Daerah Kabupaten Labusel, katanya, masih banyak jalan dan jembatan belum terjamah secara maksimal khususnya ke desan-desa. Diperkirakan, dana untuk pembangunan jalan dan jembatan hingga ke desa-desa di Labusel mencapai triliunan rupiah.
Baiknya infrastruktur hingga ke desa-desa sangat menggenjot perekonomian masyarakat. Hasil-hasil perkebunan dan pertanian bernilai tinggi, karena mudahnya akses transportasi.
“Untuk itu, kita berharap pemerintah pusat dan provinsi memproritaskan daerah-daerah pemekaran di sektor infrastruktur,” tambahnya. (HN)

Comments
Post a Comment