Hasil UN Labuhanbatu Teratas di Sumatra Utara
Peserta UN Labuhan batu memiliki nilai rata-rata 77,21. Lalu disusul Medan sebagai peringkat kedua (76,43).
Selanjutnya pada peringkat ketiga diraih Samosir (74,32), Pematangsiantar (74,21), Serdang Bedagai (73,83), Pakpak Bharat (71,98), Karo (71,82), Simalungun (71.81), Deliserdang (70,89) dan labuhanbatu Utara (70,65).
Untuk tingkat SMK, peringkat pertama juga dipegang Labuhanbatu dengan perolehan nilai rata-ratanya 81,29 dan disusul Pakpak Bharat 78,25.
Peringkat ketiga diperoleh Labuhanbatu Selatan (79,97), Simalungun (75,61), Nias Barat (73,81), Pematangsiantar (71,43), Padanglawas (70,12), Padanglawas Utara (70,03), Binjai (69,11) dan Padangsidempuan (68,47).
Terpisah, terkait kelulusan UN SMA/SMK ini, pengamat pendidikan Syaiful Sagala menjelaskan, banyaknya siswa yang tidak lulus UN di kota Medan, bukan berarti kualitas pendidikan tidak baik. Untuk menentukan, harus dilihat juga perbandingannya dengan nilai Uji Kompetensi Guru (UKG).
”Kalau dilihat, nilai UKG kota Medan masih lebih tinggi dibandingkan Labuhanbatu. Selain itu, jumlah siswa peserta UN juga lebih banyak. Jadi dari segi kualitas, Medan masih lebih baik,” jelasnya.
Dia menambahkan, melihat nilai rata-rata UN, Medan harus lebih hati hati. Karena, daerah sudah mulai lebih baik menata kualitas pendidikannya.
Comments
Post a Comment