Petani, Pedagang dan Supplier Kelapa Sawit Keluhkan Harga Potongan PMKS

    

Petani dan pedagang atau pengumpul kelapa sawit (supplier) mengeluh hingga melakukan pertemuan, Pasalnya potongan 6 persen yang dilakukan pihak manegemen Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Hari Sawit Jaya (HSJ) yang beroperasi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu dinilai sangat tinggi, Jumat (22/4).

Padahal pengumpul sawit (supplier) tersebut sebagian besar binaan perusahaan yang bergabung dibawah bendera Asian Agri Group, dan kini harus mendapat perlakuan kurang baik yang sangat merugikan para petani sawit.

Hal itu diungkapkan Darman, salah seorang perwakilan warga ketika digelar pertemuan antara petani sawit, supplier, yang dijembatani Muspika dengan managemen PT HSJ diruang pertemuan PMKS perusahaan raksasa itu. 

“Potongan PT HSJ lah yang tertinggi dikabupaten Labuhanbatu,” ungkap Darman.
"Potongan 6 persen itu sebenarnya potongan apa?" tanya salah seorang warga bernama Mudin.

Camat Bilah Hilir, Saparuddin SH dalam pertemuan tersebut berharap kesepakatan yang diambil harus menguntungkan kedua belah pihak (simbiosis mutualisme) agar dapat bertahan serta berkembang menuju kemajuan bersama, bukan berat sebelah.

Kapolsek Bilah Hilir AKP PS Simbolon juga mengatakan, ia tidak bisa berbuat banyak sebab pihaknya hanya menitikberatkan kambtibmasnya, idealnya harus sama-sama menguntungkan.

Humas PT HSJ, Glorius Alexander  Bangun, diawal pertemuan mengatakan pihaknya siap menerima keluhan warga sepanjang itu bisa sehat dan masuk akal.

Salah seorang Supplier, Rafles Togatorop mengungkapkan keluhannya, ketika truknya sedang membongkar buah sawit banyak dilakukan sortiran, tidak jauh disebelahnya, UD Ula Tersia yang merupakan pihak ketiga sedang bongkar tandan buah sawit (tbs,red) namun tanpa sortiran padahal kualitas tbsnya dibawah rata-rata. “ karena saya heran, saya foto, kualitasnya masih dibawah tbs warga,” ungkap Rafles dalam forum.

Menanggapi hal tersebut, Menejer PKS 1, Masinton Sembiring, membantah dan mengatakan kebenarannya tidak seperti itu, sebab pihaknya ditarget oleh menejemen terkait rendemen crude palm oil (CPO).

Terkait pemotongan mencapai 5,5 persen hingga 6 persen setiap truk, manager pemasaran PT HSJ, Ahok didalam forum mengatakan pihaknya hanya menjalankan kebijakan perusahaan bukan kehendak pribadinya.

Kepala Desa Sidomulyo, Sukri menyampaikan kepada menejemen PT HSJ agar lebih bijak dalam menerimanya, agar saling menguntungkan dapat tercapai

Comments

Popular posts from this blog

Ada Pesawat di Dalam Kampus Politeknik Negeri Medan (Polmed)

Labusel Terapkan Retribusi Terminal

Bupati Labuhanbatu Berikan Santunan Kepada Anggota Korpri