Petani Sayur Ini Tewas Dibunuh Di Labusel
Seorang petani sayuran di Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel), Sumatera Utara ditemukan tewas di kebunnya di Dusun Bolok 40 Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, Labusel, Rabu (11/5).
Personel Reskrim Polsek Kota Pinang, dan Polres Labuhan Batu yang turun ke lokasi kejadian menduga korban yang diketahui bernama Pujo alias Pakde (65) warga Lingkungan IV Labuhan, Kelurahan Kota Pinang ini tewas dibunuh.
Pasalnya, saat ditemukan di bagian kening sebelah kanan korban ada bekas luka benda tumpul. Jasad korban lantas dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Pinang utuk diotopsi.
"Iya ada terjadi dugaan kasus pembunuhan terhadap korbannya, Pujo alias Pakde," kata Kapolsek Kota Pinang Kompol A Saragih saat dikonfirmasi awak media.
Saragih juga menduga korban tewas karena dipukul kayu yang diduga dilakukan anak angkatnya S. Dia (S) dicurigai sebagai pelaku karena sering bersama korban.
Saat kejadian, S tidak berada di TKP. Bahkan, sepeda motor korban juga tidak berada di tempat kejadian. Terhadap terduga pelaku sudah dilakukan pencarian.
"Jadi kalau dilihat dari kondisi korban, diperkirakan dipukul pakai kayu. Kayu ukuran sedang yang diduga dipakai untuk memukul korban sudah ditemukan tergeletak di dekat korban. Kalau luka bekas pukulan ada di bagian kening kepala sebelah kanan korban," jelas Saragih.
Terpisah, isteri korban, Rohma (62) ketika ditemui wartawan di RSUD Kota Pinang mengaku sangat terkejut mendengar suaminya (Pujo) telah meninggal dunia dengan luka di bagian kening kepala sebalah kanan.
Rohma mengaku, sebelum kejadian sekira pukul 08.00 WIB, korban (suaminya) bersama anak angkatnya, S pergi ke ladang dengan mengendarai sepeda motor.
Tak lama kemudian, dia (Rohma) mendapat kabar bahwa suaminya ditemukan warga bermarga Siregar sudah meninggal dunia.
"Jadi anak angkat saya itu dulu pernah tinggal di Sukajadi Desa Sabungan, Kecamatan Sungai Kanan. Kalau setahu saya, mereka berdua (suami dan S) akur-akur saja," ujar Rohma.
Comments
Post a Comment