DBD Masih Tinggi di Kabupaten Labusel

Anak Labuhanbatu - Penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Labuhanbatu Selatan masih cukup tinggi. Tercatat, ada 11 pasien yang masih yang masih dirawat dan sebahagian besar adalah anak-anak.
“Khusus Bulan Februari 11 pasien yang dirawat di RSUD Kotapinang, dan Bulan Januari yang lalu 22 pasien,” kata Direktur RSUD Kotapinang, dr Zul Faizal, Sabtu.
Hasil gambar untuk dbdIa mengatakan, tenaga medis RSUD Kotapinang merawat pasien dengan maksimal sehingga tidak ada pasien meninggal dunia karena DBD.
Ketika musim pancaroba seperti sekarang, ujar Faizal, wabah DBD cepat berkembang. Karenanya dia mengimbau agar masyarakat secepatnya berobat ke Puskesmas atau ke rumah sakit terdekat, jika terserang demam tinggi lebih dari satu hari.
“Penanganan cepat akan meminimalisir risikonya. Untuk mencegah penyebaran warga harus menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Terpisah, Anggota DPRD Kab. Labusel, H. Edimin mendesak Dinas Kesehatan melakukan fogging (pengasapan) di sejumlah wilayah endemis DBD, pencegahan dapat dilakukan sebelum DBD mewabah.
Menurutnya, jika tidak dicegah, penyakit tersebut akan semakin mewabah. “DBD ini seperti siklus yang penyebarannya terjadi pada bulan November hingga Maret setiap tahunnya,” katanya.

Popular posts from this blog

Ada Pesawat di Dalam Kampus Politeknik Negeri Medan (Polmed)

Labusel Terapkan Retribusi Terminal

Bupati Labuhanbatu Berikan Santunan Kepada Anggota Korpri